PALEMBANG, SUMSEL.PKS.ID – Menjelang Peringatan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember mendatang, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Selatan (Sumsel) mulai mengadakan serangkaian kegiatan untuk memeriahkan perhelatan tersebut. Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (PKK) DPW PKS Sumsel yang dinahkodai oleh Fanin Nurlita Nainggolan mengadakan kunjungan ke salah satu perempuan sederhana tapi memiliki kiprah yang luar biasa (14/12). Dialah Ibu Subiyarti, pengelola Sekolah Luar Biasa (SLB) Bina Potensi yang beralamat di Talang Buruk, Palembang.

Subiyarti ini memiliki seorang anak autis yang kini berusia 16 tahun. Akan tetapi bersama anaknya di SLB yang dia kelola, saat ini sudah lebih dari 50 orang anak autis yang ia bina. Dirinya termotivasi membina anak-anak berkebutuhan khusus ini setelah mendengar ceramah mantan Presiden PKS Anis Matta di Palembang pada tahun. Saat itu Anis Matta mengatakan bahwa setiap orang berhak mempunyai mimpi. Dengan semangat itulah ia mengeluarkan anaknya dari Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) dan mendirikan SLB yang dirintisnya mulai tahun 2004 yang lalu.

“Ibu Subiyarti adalah sosok ibu yang tangguh, berjuang untuk masa depan anaknya baik anak kandung maupun anak-anak asuhnya,” ungkap Fanin setelah kunjungan tersebut.

Subiyarti menuturkan pengalamannya dalam mendidik anak-anak autis tersebut. Menurutnya mendidik anak autis adalah berjuang tanpa ada tepi. Tidak kelihatan masa depannya, jika mendidik anak normal ada hasil terlihat yang didapatkan.

“Jadi memang perlu kesabaran dalam mendidik mereka,” tutur Subiyarti.

Anak-anak di SLB Bina Potensi juga dididik mandiri. Mereka diajarkan melukis, membatik dan juga budidaya ikan. Menurut Subiyarti, itu semua adalah bekal untuk mereka dalam membangun kemandirian ekonomi.

Kunjungan ini diikuti juga oleh Wakil Ketua DPD PKS Palembang Yulfa Cindosari dan Kabid PKK DPD PKS Palembang Dwi Yanni beserta rombongan.

Fanin berharap agar para tokoh perempuan lainnya mampu memberikan potensi terbaiknya demi kemajuan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Sumatera Selatan. Dirinya juga mengingatkan untuk tidak melupakan ada cinta seorang ibu dibalik itu semua.[esm]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.