JAKARTA, PKS-SUMSEL.OR.ID – Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali tetap mengapresiasi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menyebut bahwa partainya terancam tidak lolos ke parlemen periode 2014-2019. Mardani mengaku bahwa pihaknya akan menjadikan hasil survei itu sebagai masukan yang obyektif.

Dalam survei terakhir LSI per Januari 2014, ada empat parpol yang terancam tak lolos ambang batas Parlemen sebesar 3,5 persen. Keempat parpol itu yakni PKS (2,2 persen), Nasdem (2 persen), PBB (0,7 persen), dan PKPI (0,5 persen).

Namun, menurut Mardani, survei LSI itu serupa dengan survei pada pemilu sebelumnya. Menjelang Pemilu Legislatif 2004 dan 2009, kata dia, PKS diprediksi hanya mendapatkan sekitar 2 persen suara oleh banyak lembaga survei.

“Kita selalu disurvei rendah. Tapi kenyataannya di 2004 kita bisa mendapatkan 7,4 persen, di 2009 kita bisa mendapatkan 7,8 persen,” kata Mardani saat dihubungi Kompas.com, Senin (3/2/2014).

Hal tersebut, menurutnya, bisa terjadi karena PKS memiliki militansi kader yang kuat. Soliditas para kader itu juga terus terjaga dengan baik hingga pemilu legislatif dilangsungkan. “Jadi kita tetap optimis untuk lolos meskipun hasil survei menyebutkan demikian,” lanjut Mardani.

Meskipun menerima dengan lapang dada, tetapi Mardani juga mempertanyakan hasil survei LSI. Pasalnya, survei lain banyak menyebutkan bahwa elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan lebih tinggi dari Partai Golkar.

Sementara hasil survei LSI menunjukkan bahwa Golkar unggul tipis dari PDI-P. Golkar mendapatkan suara 18,3 persen dan PDI-P mendapatkan suara 18,2 persen.

“Jujur ada pertanyaan besar, kok Golkar (yang menang). Publik berhak untuk bertanya, dan publik menggugat,” pungkasnya.[kompas]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.