PALEMBANG, SUMSEL.PKS.ID – Hari ini, Senin (18/1) Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan rapat membahas hasil Evaluasi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016. Dalam rapat yang dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Pemprop Sumsel Mukti Sulaiman selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tersebut terungkap Pemerintah Propinsi (Pemprop) Sumsel mengalami defisit pembayaran per 31 Desember 2015.

Defisit sebesar Rp 700 M tersebut membuat Pemprop Sumsel harus melakukan efisiensi belanja. Anggota Banggar Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Sumsel, Mgs Syaiful Padli mengapresiasi keputusan pemprop tersebut yang berani melakukan efisiensi. Namun demikian, dirinya mengimbau pihak Pemprop untuk patuh menjalankan hasil keputusan Banggar.

“Kami dari FPKS mengapresiasi pemprop yang berani untuk melakukan efisiensi, akan tetapi pemprop juga harus konsisten menjalankan hasil rapat Banggar,” ujar Syaiful.

Hasil rapat Banggar DPRD Sumsel tersebut menegaskan komitmen bahwa Pemprop Sumsel siap melakukan efisiensi anggaran. Efisiensi akan dilakukan di semua lini Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprop Sunsel. Hal ini bertujuan untuk menutupi defisit anggaran tahu 2015 tersebut.[esm]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.