PALEMBANG, SUMSEL.PKS.ID – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi mengenai enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Sumsel berlangsung lancar. Wakil Ketua DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah memberikan kesempatan satu per satu kepada fraksi untuk menyampaikan pandangannya.

Mgs Syaiful Padli mewakili Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Sumsel terkait dengan Raperda Tugas Belajar Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan menyampaikan bahwa FPKS menyambut baik.hal tersebut. Menurutnya, dengan adanya pengembangan SDM di bidang kesehatan tersebut diharapkan dapat menciptakan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

FPKS mempertanyakan Standar Operational Procedure (SOP) pelaksanaan tugas belajar belajar tersebut. Syaiful menyarankan program tugas belajar tersebut hendaknya lebih mengutamakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kesehatan di daerah terpencil.

“Kami menyarankan agar program tugas belajar ini lebih mengutamakan PNS kesehatan yang berada di daerah terpencil,” ujar Syaiful dihadapan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprop Sumsel, Mukti Sulaiman, Senin (14/12).

Nantinya tenaga kesehatan ini tidak hanya difungsikan sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai tenaga penyuluh kesehatan dan petugas lapangan. Sehingga mereka mampu memberikan akses informasi tentang kesehatan, dengan demikian keberadaan tenaga kesehatan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat kecil. Menurut anggota dewan dari Dapil Sumsel 2 ini, tenaga kesehatan yang ditugaskan belajar tersebut hendaknya menandatangani kontrak pengabdian dan siap ditempatkan di daerah-daerah pelosok.[esm]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.