PALEMBANG, PKS-SUMSEL.OR.ID – Pemadaman listrik yang intens beberapa hari ini membuat resah warga Sumatera Selatan. Hal inilah yang menjadikan anggota DPRD Sumsel Fraksi PKS, H. Mgs. Syaiful Padli, ST geram.
“Seharusnya sebagai BUMN, PLN sudah mengantisipasi kemungkinan permasalahan seperti ini jauh-jauh hari,” ujar mantan Ketua KAMMI Daerah Sumsel tersebut ketika ditemui di ruang kerja DPRD Sumsel kemarin, Senin (3/11).

Di hadapan para wartawan dia mengatakan bahwa PLN harus ambil tindakan yang cepat.
“Intinya harus ada tindakan cepat untuk mengatasi masalah pemadaman listrik karena hal ini sudah meresahkan warga,” tegas Syaiful yang juga Sekretaris FPKS DPRD Sumsel ini.

Hampir selama sepekan ini, aliran listrik di Sumsel mengalami gangguan, selama 20 jam listrik padam. Bahkan hingga berita ini ditulis masih sering pemadaman listrik secara bergantian di dengan waktu yang cukup lama. Akibatnya, tak hanya listrik yang padam tapi suplai air bersih juga terganggu. Pasalnya, PDAM di Sumsel juga mengandalkan pasokan listrik dari PLN untuk mengalirkan air ke rumah-rumah warga.

Pihak PLN berdalih bahwa pemadaman listrik tersebut akibat kerusakan turbin Pembangkit Listrik Tenaga Gas Borang di Kabupaten Banyuasin, Sumsel.

Deputi Manager Hukum dan Humas PT PLN Wilayah Sumatera Selatan, Lilik Hendro Purnomo dikutip dari Kompas mengatakan bahwa pemadaman bergilir akan diberlakukan selama 15 hari di empat propinsi di Sumbagsel yang mendapatkan suplai dari  PLTG Borang. Dia juga menambahkan, akibat kerusakan turbin gas tersebut, PT PLN WS2JB mengalami defisit daya sebanyak 100 megawatt dari kebutuhan total sekitar 250 megawatt.[kur/amg]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.