image

Ikhwah fillah, para Qiyadah Dakwah di Lampung,

Kita sudah menunaikan kewajiban-kewajiban kita. Keistiqomahan dan jihad kita dalam dakwah ini merupakan harga mahal yang tidak bisa dibayar dengan apapun.

Perspektif kemenangan kita bukan hanya kemenangan jumlah kursi yang kita peroleh ataupun kemenangan fisik semata. Dengan perjuangan ini bisa membersihkan hati kita, mengukuhkan keikhlasan kita, membersihkan dosa-dosa kita. Ini semua tidak bisa dibandingkan dengan apapun! Mari kita teliti kembali hasil-hasil jihad kita. Berikut adalah berbagai hasil dari perjuangan kita:
Ampunan Allah SWT akan diberikan kepada hamba-Nya berupa bersihnya hati. Dari proses kita di lapangan berinteraksi dan melayani, semoga hati kita semakin bersih karena ampunan Allah, bukan bertambah kotor.
Barakah Allah SWT juga akan hadir, insya Allah. Walaupun uang sudah keluar banyak, tapi suara cuma sedikit, insya Allah itu bentuk pembersihan Allah kepada kita. Untuk selanjutnya, kita perlu bersiap menerima pemberian-pemberian, kenikmatan-kenikmatan dari Allah berupa hadiah-hadiah. Bisa berupa kursi, bisa jadi pascapemilu jadi pengusaha sukses, bagi para ibu menjadi bidadari di rumahnya. Ini semua adalah hadiah dan barakah Allah. Setiap perbuatan baik pasti akan dibalas oleh Allah SWT. Itu sudah rumus.
Setelah semua itu baru raihan kursi. Kita melihat sendiri bahwa kondisi umat kita masih seperti ini. Artinya umat masih butuh bimbingan dan sentuhan kita.
Apapun hasilnya, bagaimanapun perolehannya, berjanjilah kita semua akan semakin istiqamah dalam dakwah, kita akan tetap mengajak orang lain agar bisa menerima hidayah Allah SWT. Kita akan melipatgandakan amal kita, demi semakin bersihnya hati-hati kita untuk terus memperbaiki umat.

Wallahu ‘alam bish shawab.

Dicatat oleh Detti Febrina (Ketua Humas DPW PKS Lampung)

*Ini adalah taujih K.H. Ir. Abdul Hakim, M.M. (musyrif PKS Lampung dan anggota Majelis Syuro PKS, saat ini masih menjadi Sekretaris F-PKS DPR RI) di hadapan pimpinan DPW dan DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Lampung dalam rapat pertama Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) pasca-Pemilu 9 April 2014. Rapat TPPW nan guyub walaupun membahas hal yang serius seperti fixasi suara dan kursi sendiri sampai saat tulisan ini ditulis (15:15 WIB, Selasa 22 April 2014) masih berlangsung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.