Palembang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI komisi X Mustafa Kamal menjadi narasumber dalam agenda Bimbingan Teknis Sinkronsasi Promosi Pariwisata Pasar Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan di Hotel Santika Palembang, Selasa (14/10).

Dalam paparannya, Mustafa Kamal menyampaikan keinginannya yang sudah sejak pertama kali di komisi X mengenai Benteng Kuto Besak yang harusnya bisa dikelola pemerintah secara penuh. Banyak peninggalan sejarah yang bisa dipelajari serta bisa dikelola dan menjadi icon Sumsel di tengah kota. “Benteng Kuto Besak itu satu-satunya Benteng yang dibangun asli orang Indonesia tanpa campur tangan penjajah, kita harus rawat itu” ujarnya.

“Mohon maaf bener ada tali jemuran, ada pohon pisang yang harus dibenahi. Benteng itu harus jadi pusat seni dab budaya. Itu Benteng Kuto Besak lebih iconic ditengah kota n lebih bersejarah bahkan dari jembatan Ampera” imbuhnya.

Selain itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Irene, mengatakan Sumsel saat ini lebih dilirik wisatawan. Contohnya museum Balaputra Dewa yang 80% pengunjung mancanegaranya berasal dari Asia Tenggara. “Kita promosikan ini untuk improvisasi melayakkan tempat wisata-wisata di Sumsel agar layak secara standar internasional” ujarnya. (admin12)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.