Nostalgia Mengajar di Pondok, Iqbal Romzi Beri Tausyiah ke Santri

0
324
Iqbal Romzi memberikan Tausyiah kepada Santri Ponpes Ar-Rozi

TANAH ABANG PALI – SUMSEL.PKS.ID – Kesempatan berkunjung ke Kabupaten Penungkal Abab Lematang Ilir (PALI) saat menjadi juru kampanye akbar untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 Heri Armalindo dan Ferdian Andreas Laconi tidak disia-siakan oleh Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI, Mohd Iqbal Romzi. Ditemani oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Sumsel, Erza Saladin, M Amin Mulkan, Dadang Sopian Sauri dan beberapa pengurus DPW PKS Sumsel menyambangi Pondok Pesantren Modern Ar-Rozi Sedupi, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI (3/12). Momentum berharga itu juga tidak direncanakan karena memang rombongan baru berencana mampir ketika pulang sambil melaksanakan shalat maghrib.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh pimpinan pondok pesantren ustadz Sutan Syahrir dan ustadz Arianto.

“Kami berterima kasih atas kunjungan ke pesantren yang baru mau hidup ini kyai,” seloroh ustadz jebolan Ponpes Al-Ittifaqiyah Indralaya ini.

Ditemani kopi hangat, obrolan berjalan santai. Sesekali ada tawa menghangatkan pertemuan tersebut.

“Santri kami sudah sekitar 200-an kyai, tapi memang daerah sini rawan penggunaan narkoba, jadi ada di antara mereka yang sudah kecanduan sejak mereka masuk dan kita usahakan untuk disembuhkan,” ujarnya sedih menceritakan situasi saat ini.

Dirinya juga berharap kepada Iqbal agar sebagai anggota DPR-RI dapat memperhatikan perkembangan pendidikan di pesantren tersebut.

Mohd Iqbal Romzi atau biasa dipanggil ustadz Iqbal atau pak kyai ini berbagi pengalamannya dalam membangun pendidikan terutama pondok pesantren. Dirinya berpetuah bahwa segala sesuatu di awali dari yg kecil kecuali musibah yang berasal dari besar dan terus mengecil hingga hilang bekasnya. Sama seperti dahulu dirinya bersama KH Thol’at Wafa Ahmad membesarkan Ponpes Raudhatul Ulum.

Untuk bernostalgia dengan masa dirinya belajar dan mengajar di pesantren dulu. Setelah shalat maghrib, Iqbal Romzi menerima permintaan pengurus pondok untuk mengisi tausyiah kepada para santri.

“Saya dulu santri, belajar di pondok pesantren, dan ini adalah salah satu dari taman-tamannya surga di dunia ini,” jelasnya kepada para santri.

Sebelum kembali ke Palembang, Iqbal sempat menitipkan bantuan ke pimpinan pondok. Bantuan ala kadarnya itu disambut gembira oleh pengurus pesantren ini.[esm]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.