Pilgub Jawa Barat; PKS Dekati Deddy Mizwar

0
196
JAKARTA – Konstelasi pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Barat makin ramai diisi sejumlah tokoh yang berpotensi memiliki persaingan tinggi. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang siap kembali mengusung incumbent Ahmad Heryawan sebagai calon gubernur mulai menemukan calon wakil gubernur pendamping. Artis kawakan Deddy Mizwar, tampaknya, menjadi kandidat terkuat PKS untuk mendamping Heryawan bersaing dalam pilgub Jabar.
Wasekjen DPP PKS Mahfudz Siddik saat dikonfirmasi tidak membantah isu tersebut. Menurut dia, posisi Deddy memang dipertimbangkan untuk menjadi cawagub mendampingi Heryawan. Namun, belum ada kepastian apakah Deddy menerima tawaran itu. “Ada komunikasi. Tapi, semua masih dalam proses,” ujar Mahfudz di gedung parlemen, Jakarta, kamis (11/10).

Menurut Mahfudz, hal yang sudah bisa dipastikan adalah pencalonan kembali Heryawan sebagai cagub mewakili PKS. Keputusan itu sudah secara bulat diputuskan internal PKS. Sosok cawagub pilihan itulah yang saat ini menjadi pertimbangan PKS. “Pendamping Pak Heryawan harus orang yang memiliki visi kuat membangun Jawa Barat,” ujar Mahfudz.

Upaya untuk mendekati Deddy, ujar Mahfudz, sudah dilakukan melalui berbagai jalur. Lewat jalur formal misalnya, PKS melakukan komunikasi secara langsung dengan aktor yang terkenal memerankan Nagabonar itu. “Komunikasi secara pribadi melalui Pak Heryawan juga dilakukan,” ujar ketua Komisi I DPR itu.

Namun, upaya PKS untuk mencalonkan pasangannya tersebut tidak bisa dilakukan sendiri. Jumlah 13 kursi yang dimiliki belum cukup bagi PKS untuk mencalonkan secara mandiri. Mahfudz menyatakan, sejumlah pendekatan dilakukan PKS untuk menggandeng partai lain dalam koalisi. “Ke PDIP sudah melakukan komunikasi, Hanura sudah, Gerindra juga sudah, termasuk pendekatan ke perseorangan,” kata Mahfudz.

Jika dilihat dari peluang, tampaknya PKS sulit menggandeng PDIP karena sudah memiliki calon sendiri. Sangat mungkin PKS bakal menjalin koalisi bersama Partai Hanura. (bay/c4/agm)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.