img426BANYUASIN, PKS-SUMSEL.OR.ID – Menjelang Pemilu 2014, sudah begitu banyak pelanggaran yang dilakukan oleh partai politik peserta pemilu. Bentuk pelanggaran yang banyka terjadi dalam pemasangan spanduk dan baliho caleg. Iswandi, anggota Panwaslu Banyuasin menegaskan, semua parpol melakukan pelanggaran. “Pelanggaran dikarenakan caleg memasang spanduk dan baliho di jalan protokol serta fasilitas umum,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya sudah mengirim surat rekomendasi ke KPU Banyuasin agar menegur secara tertulis. “Bagi yang masih melanggar, terpaksa akan ditindak tegas, yakni mencopot atribut tersebut,” terangnya.

Berdasarkan data Panwaslu Banyuasin, sedikitnya terdata 3.549 pelanggaran pemasangan atribut kampanye. “Pelanggaran paling banyak dilakukan Hanura, PAN, dan PDIP,” katanya.

Dari data yang dirilis Panwaslu Banyuasin, pelanggaran pemasangan atribut kampanye tersebut berurut dilakukan oleh Partai Hanura, PAN, PDIP, Partai Nasdem, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Gokar, PPP, PKB, PBB, PKPI dan terakhir PKS.

Sekretaris DPD PKS Banyuasin, Samsul Rizal ketika dihubungi bersyukur bahwa tingkat yang dilakukan oleh PKS adalah yang terendah di Banyuasin dibanding partai-partai lain. “Kita bersyukur dan percaya bahwa caleg PKS masih taat aturan soal pemasangan atribut kampanye, tinggal lagi kita akan kembali tegaskan kepada caleg dan kader untuk lebih taat lagi agar pelanggaran tersebut tidak terulang lagi,” tegasnya.

Kasat Pol-PP Banyuasin, Adriansyah mengatakan, bupati telah memberikan mandat untuk penertiban. “Awal Februari ini, kami akan menurunkan semua atribut partai yang melanggar aturan itu,” katanya. [sumber: sumatera ekspres]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.