FPKS DPRD Sumsel Dorong Sertifikasi Guru Untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

0
283

PALEMBANG, PKS-SUMSEL.OR.ID – Bertempat di ruang Banggar DPRD Propinsi Sumatera Selatan, puluhan guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Olahraga Sumatera Selatan berdiaudiensi dengan unsur pimpinan fraksi DPRD Sumsel (30/10). Para guru tersebut disambut oleh Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), H. Imam Mansur, Lc beserta Sekretaris FPKS H. Mgs. Syaiful Padli, ST, Anggota Dewan politisi PDIP H. Giri Ramanda, SE, MM dan Anggota DPRD Sumsel Fraksi Nasdem Didi Efriadi, SH. Sedangkan para guru olahraga ini dipimpin oleh Zulkifli selaku Ketua Ikatan Guru Olahraga Sumatera Selatan dan didampingi oleh Rektor Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Badia Perizade, MBA.

Zulkifli mengatakan bahwa tujuan dari kedatangan mereka ke DPRD adalah untuk membicarakan masalah sertifikasi.
“Tujuan kedatangan kami adalah untuk membicarakan permasalahan tingkat kelulusan dari peserta PLPG,” ujar Zulkifli setelah audiensi.
“Kami menginginkan PLPG di bawah Dinas Pendidikan ini disamakan dengan PLPG di Kementerian Agama, ketika ikut dan tidak lulus dan kemudian her (mengulang) dia kemudian lulus,” tambah pria yang berprofesi sebagai guru olahraga di Musi Banyuasin tersebut.

Imam Mansur saat ditemui pks-sumsel.or.id di ruang FPKS selepas pertemuan memgatakan bahwa semuanya harus sepakat bahwa pendidikan di Indonesia harus ditingkatkan termasuk pendidikan olahraga. Oleh karena itu, program sertifikasi merupakan program yang baik untuk mewujudkan hal tersebut.

“Pelaksanaan sertifikasi ini dalam konteks meningkatkan mutu pendidikan tentu kita menginginkan yang ideal, tapi tentu ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan terkait dengan kondisi di daerah,” ungkapnya.

Kondisi yang dimaksudkan adalah pemakluman untuk para guru yang telah mendedikasikan hampir seluruh hidupnya untuk pendidikan, yaitu mereka yang berusia hampir 50 tahun dan sebentar lagi pensiun harus mendapat prioritas tanpa mengenyampingkan kualifikasi. Hal ini sebagai bentuk penghargaan bagi para guru senior tersebut. Bagi para guru yang masih muda maka harus menunjukan dedikasi dan kualifikasi serta keseriusan mereka sebagai profesi guru.

“Ini adalah dalam rangka profesionalisme guru, maka memang sebetulnya harus diketatkan,” jelas Ketua DPW PKS Sumsel ini.

Menanggapi soal anggaran pelaksanaan PLPG yang dirasa belum memadai, Imam mengatakan bahwa DPRD Sumsel akan melihat celah. Jika memungkinkan untuk dilakukan pendampingan APBD, maka DPRD beritikad baik untuk itu. Dia juga menyampaikan bahwa DPRD Sumsel sangat berpihak pada pendidikan yang berkualitas.

“Jika pendampingan itu dimungkinkan sebetulnya untuk guru SD dan SMP nanti bisa dititipkan di Dinas Pendidikan kabupaten/kota dan untuk SMA bisa dititipkan di Dinas Pendidikan Sumsel,” tutup Imam.

Didi Efriadi yang memimpin pertemuan tersebut mengatakan bahwa DPRD Sumsel menyambut baik kunjungan para guru olahraga tersebut. Dia berjanji akan menyampaikan usulan yang telah disampaikan segera setelah fraksi terbentuk.

“Sebetulnya ini kewenangan Komisi V, akan tetapi karena komisi belum terbentuk maka ini akan ditampung dan diteruskan segera setelah komisi terbentuk,” janjinya kepada hadirin.

Rektor Unsri, Prof. Badia Perizade hanya menyampaikan ucapan terima kasinya karena DPRD sudah mau menerima dan memfasilitasi para guru. Para guru itu sendiri saat ini sedang mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).[amg]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.