PALEMBANG, PKS-SUMSEL.OR.ID – Keluarga menjadi perhatian yang sangat serius bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), tidak terkecuali Dewan Pengurus Wilayah(DPW) PKS Sumsel. PKS menganggap keluarga adalah aset paling berharga bagi bangsa dan negara serta ummat. Untuk itu, DPW PKS Sumsel melalui Bidang Perempuan menggelar Training For Trainer (TFT) Konselor Keluarga (21/12). Acara yang diadakan di Aula DPW PKS Sumsel tersebut dihadiri perwakilan dari masing-masing DPD PKS se-Sumsel.

Ketua Bidang Perempuan DPW PKS Sumsel Ir. Hj. Fanin Nurlita Nainggolan, M.Si dalam sambutannya menyampaikan dihadapan 76 peserta bahwa acara tersebut dalam rangka memperingati hari ibu yang jatuh pada 22 Desember esok. Fanin yang juga mewakili Ketua DPW PKS Sumsel mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka memperkokoh keluarga kader PKS secara khusus dan masyarakat secara umum. Maka dari itu, menurutnya peserta TFT tersebut mewakili DPD masing-masing agar konselor keluarga tersebar di seluruh pelosok daerah di Sumsel.

Penulis buku tentang keluarga muslim sekaligus trainer dan konselor kondang Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Cahyadi Takariawan (Pak Cah) diminta secara khusus untuk menjadi narasumber. Dalam pemaparannya, Pak Cah menjelaskan bahwa seorang konseling itu hanya proses, jadi konselor hanya bertugas membantu.

“Seorang konselor itu hanya bertugas sebagai fasilitator, membantu, bukan menyelesaikan masalah,” paparnya pria yang berdomisili di Yogyakarta ini.

Pak Cah menambahkan yang bisa menyelesaikan masalah itu adalah orang yang bersangkutan itu sendiri. Jadi untuk berubah atau menyelesaikan masalah sangat bergantung dari kemauan klien, apakah dia mau selesai dan berubah atau tidak.[esm/pkssumsel]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.