Sosok Erza di Mata Bu Meli, Guru SMPnya Dulu

0
189
Ibu Meli (tengah), guru SMP N 1 Merapi Barat kabupaten Lahat dan guru inspiratif Ust. Erza Saladin ketika SMP dahulu.

Setinggi apapun kita saat ini, tidak ada artinya jika tanpa bimbingan dan arahan guru di sekolah dulu. Mengenal huruf dan memulai berhitung, tentu tidak lepas dari peran guru yang selalu mengajari setiap harinya. Hal ini tentu juga yang dirasakan oleh Ketua DPW PKS Sumatera Selatan, Erza Saladin, S.T yang terbentuk atas peran gurunya di sekolah.

Dalam moment Hari Guru Nasional tahun 2017 ini, Humas PKS Sumatera Selatan berkesempatan untuk berinteraksi dengan salah satu guru inspiratif Erza di Merapi Barat, Lahat, Sumatera Selatan.

Guru inspiratif Erza kala duduk di bangku SMP ini adalah ibu Meli Eryati yang mengampu mata pelajaran Matematika dan sempat menjadi wali kelasnya di kelas 3 SMP N 1 Merapi Barat kabupaten Lahat.

Ibu Meli, sapaan akrabnya, menuturkan sosok Erza kala SMP dulu termasuk anak yang kreatif, pintar dan suka bergaul dengan teman-temannya. “Dio itu disenangilah waktu SMP. Dio kelas 3 SMP boleh dibilang jadi idola” ujar ibu yang sudah 31 tahun ini mengajar.

Disinggung mengenai kenakalan apa yang pernah dibuat Erza semasa SMP, bu Meli menyangkal hal itu. Ia dengan lugasnya mengingat kalau Erza menjadi anak didik yang baik, rajin dan pintar. “Dio itu dak neko-neko waktu SMP, anaknyo jugo pinter” ujarnya.

Ibu tiga orang anak ini menuturkan, sewaktu Erza di bangku SMP termasuk anak yang aktif berorganisasi, baik ikut kegiatan OSIS, Pramuka maupun kegiatan olahraga di sekolah. “Jadi dak salah kalau sekarang dio tu aktif di banyak organisasi, lah dari sekolahnyo dulu aktif anaknyo” ujar bu Meli.

Ditanya mengenai jabatan Erza yang diembannya saat ini, Ibu Meli mengingat kalau terakhir kali ia tahu kalau Erza sebagai anggota dewan. Namun saat dikasih tahu kalau Erza sekarang sebagai ketua PKS di Provinsi Sumatera Selatan, ibu Meli terlihat sumringah. “Berarti berhasil anak ibu sikok itu. Bangga betul-betul bangga, Alhamdulillah” ujarnya.

Sebagai guru, ibu Meli menitipkan pesan kepada Erza agar selalu amanah dalam menjalankan amanah yang disematkan kepadanya. “Semoga Erza selalu disehatkan dan biso menjalankan amanah yang diberikan untunyo” harap ibu Meli.

Ia juga mengharapkan kepada PKS untuk Pilkada Gubernur tahun depan, PKS bisa mengusung calon yang bisa memperhatikan masyarakat bawah dan memberikan kesempatan untuk guru-guru yang masih honor untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil. “Untuk guru-guru yang honor puluhan tahun coba diusahakan untuk diangkat jadi PNS” pesan bu Meli.

Saat ini ibu Meli tinggal di dusun 5 Desa Merapi Kecamatan Merapi Barat dan masih mengajar di SMP N 1 Merapi Barat, Lahat sebagai guru mata pelajaran Matematika dan berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil. Di usianya yang sudah menginjak 53 tahun ini, ibu Meli sudah mendapatkan gelar Strata 1 dari Universitas Sriwijaya program studi pendidikan Matematika yang sebelumnya ia mulai dari Diploma satu, melanjutkan ke Diploma tiga dan melanjutkan untuk Strata satu.

Semoga momentum Hari Guru Nasional ini menjadi refleksi kita bersama dalam menghayati, menghargai jasa-jasa guru yang telah membimbing kita sampai saat ini, terutama guru Tarbiyah. (adm12)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.