Categories
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita PKS Sumsel
  • Hubungi Kami
  • Info Kegiatan
  • Ragam Inspirasi
  • Tausyiah
  • Tokoh Inspiratif
  • Hidayat Nur Wahid: PKS akan tetap memperjuangkan SIM Seumur Hidup dan Hapus Pajak Motor di Parlemen

    Jul 07 201948 Dilihat

    20190707 074931


    Pemilu 2019 merupakan bagian dari proses demokrasi di Indonesia. Sebagai salah satu partai yang berkontestasi, PKS mencoba menawarkan politik gagasan kepada para pemilih. PKS beranggapan bahwa adu gagasan ini dapat menjadi solusi cerdas terhadap masifnya kampanye negatif bahkan kampanye hitam yang beredar di masyarakat. Alih-alih membuat muak para pemilih dengan politik yang penuh intrik dan drama, PKS mengajak para pemilih untuk beradu argumentasi dan logika dalam menelurkan kebijakan politik yang berpihak untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

    Dalam arahan singkat di Acara Halal bi Halal dan Silaturrahim Tokoh yang diadakan DPW PKS Sumatera Selatan (6/7), Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menyampaikan bahwa PKS akan tetap memperjuangkan SIM seumur hidup dan hapus Pajak Motor di Parlemen.

    “Walaupun janji kita jika PKS menang dan kenyataannya PKS belum berhasil mendapatkan suara mayoritas, tapi kita akan tetap membawa dan memperjuangkan hal ini. Di pembahasan Renstra nanti akan kita masukkan dan perjuangkan, karena itu janji kita kepada para pemilih,” tegas Hidayat.

    Di depan ratusan caleg PKS se-Sumatera Selatan baik yang terpilih maupun yang belum terpilih, Hidayat berpesan agar di parlemen, Aleg PKS harus saling mengingatkan dan jangan membiarkan kedzaliman. Caleg terpilih PKS harus bisa meningkatkan kemampuan komunikasi dan kapabilitasnya dalam membawa aspirasi rakyat.

    Hidayat juga menambahkan bahwa hasil pemilu 2019 berpengaruh pada peta politik hingga 2024. “Jika pemilih partai Islam 20% saja pada pemilu kemarin, maka tahun 2024 ummat Islam bisa mengajukan Calon Presiden sendiri. Keberadaan partai Islam bukan menjadi musuh. Keberadaan kita menjadi wata’awanu ‘alal birri wat taqwa walaa ta’awanu’alal itsmi wal udwan. Yaitu tolong menolong dalam mengerjakan kebajikan dan takwa, dan janganlah tolong menolong dalam dosa dan permusuhan.”

    Share to

    Related News

    WhatsApp Image 2026 08 10 at 15.22.23

    Silaturahmi Kebangsaan ke Gubernur Sumse...

    by Aug 10 2026

    PALEMBANG — Tokoh nasional sekaligus Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf (...

    DSC0242 1 scaled e1786345390219

    ALL OUT! AMY Kukuhkan 2 GOL Dalam Pertan...

    by Aug 10 2026

    PALEMBANG — Usia bukan alasan untuk berhenti bergerak. Pesan itu tergambar dalam aksi tokoh nasion...

    DNY 5968 1 1 scaled e1786343460793

    DPTW PKS Sumsel Ajak AMY Nikmati Bakso S...

    by Aug 10 2026

    PALEMBANG — Di tengah padatnya agenda kunjungan ke Sumatera Selatan, tokoh nasional sekaligus Pres...

    DSC00160 scaled e1786339354989

    Bukan Menunggu Masa Depan, Anak Muda PKS...

    by Aug 10 2026

    PALEMBANG — Menjadi pemimpin bangsa bukanlah cita-cita yang harus menunggu datangnya masa depan. K...

    WhatsApp Image 2026 08 09 at 23.51.03 e1786338178851

    Kunjungi Masjid Cheng Ho, AMY Gali Jejak...

    by Aug 10 2026

    PALEMBANG — Masjid bukan sekadar tempat ibadah. Dalam perjalanan sejarah Islam, masjid juga menjad...

    WhatsApp Image 2026 08 09 at 12.14.14

    Almuzzammil Yusuf (AMY) Apresiasi Local ...

    by Aug 09 2026

    PALEMBANG, 9 Agustus 2026 — Tokoh nasional sekaligus Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al...

    back to top