Categories
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita PKS Sumsel
  • Hubungi Kami
  • Info Kegiatan
  • Ragam Inspirasi
  • Tausyiah
  • Tokoh Inspiratif
  • Kembara Masuk Desa Muara Emil

    Dec 27 201927 Dilihat

    Samar terdengar suara dari Kusman saat berbicara di depan peserta Kemah Bakti Nusantara (Kembara). Mungkin ia peserta tertua dalam acara ini. Sebenarnya ia tak mau menyebut usia, karena baginya ada dua macam usia. Dan ia memilih usia nonbiologis, dimana semangat dan harapan mengalahkan umur aslinya. Seorang peserta menulis 62 tahun.

    Saat hari terakhir di Desa Muara Emil, Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim jelang Subuh lokasi perkemahan diguyur hujan. Tempat terbuka khusus peserta untuk berkumpul dan shalat sepi karena terpal sebagai alasnya pasti basah. Kusman bersama beberapa jama’ah tetap berdiri shalat Subuh dalam kondisi kehujanan. “Rasa sakit, dingin, tak terasa jika kita bahagia,” ungkapnya. Kalau hanya karena kehujanan, shalat berjamaah kita tinggalkan, bagaimana shalat saat berperang?

    Itu adalah beberapa kesan peserta Kembara saat penutupan, bisa jadi mereka akan sangat menyesal jika tidak hadir.

    “Ay sepi lagi tempat kami. Kasih tahu kami lagi kedatangan PKS disini,” kata Halimah (60) nampak antusias, lapangan desa dibersihkan, besi tiang gawang diperbaiki. Diserahkan pula sound system untuk Masjid Jami’ Al Falah dan bola kaki untuk Karang Taruna.

    Diantara 798 alasan untuk tidak mengikuti agenda tarbiyah ini, Kusman mewakili 160 peserta Kembara se-Sumatera Selatan (Sumsel), selama tiga hari, Senin-Rabu (23-25 Desember 2019). Acara yang dahulu disebut mukhayyam ini menjadi momok bagi kader PKS. Musim hujan, hawa dingin, cuaca terik, perlengkapan seadanya, melawan rasa malas, ketiadaan uang tersimpan, zona nyaman, jabatan, pekerjaan, hingga harimau yang turun gunung, apalagi?

    Meski menjabat Ketua Dewan Pengurus Wilayah PKS Sumsel Muhammad Toha tetap patuh dan taat sebagai peserta, nyaris tak ada beda. Termasuk anggota DPRD yang hadir, tak ada fasilitas istimewa.

    Usai menjelaskan empat aspek dasar Kembara, yakni: memperkokoh kebangsaan, spiritual, semangat pelayanan kepada masyarakat, juga rekreasi (refreshing). Ia membuka acara dalam apel resmi, lantas bergabung kembali ke dalam salah satu dari 17 kelompok Kembara.

    Jika peserta ditempatkan ke daerah asing yang belum dikenal, maka seperti itulah Nabi Adam as sebelumnya. Dari tempat mewah tak terkira di surga, turun ke belantara bumi sendiri. Keluarga Nabi Ibrahim pun sama, di tengah gurun tak berpenghuni.

    Ketua Departemen Kepanduan dan Pengamanan Dewan Pengurus Pusat PKS Yoyok Switohandoyo menjelaskan, kader PKS yang menjadi peserta dilatih disiplin, fisik, mental, pola hidup sehat dan kekuatan. Sehingga diharapkan mereka bisa menjaga aset dakwah. Bukan malah jadi sejarah.

    Negeri ini butuh patriot, jargon film Gundala. Agar tidak menjadi para pengkhianat yang tertulis dalam kelamnya sejarah Indonesia. Juga sebagai bukti bahwa PKS cinta NKRI, hadir anggota TNI Mayor Sersan Abdurachman dan Sersan Satu Oloan Parlautan Sinaga.

    Mereka memberi materi tentang baris berbaris. Saat berbagi pengalaman tugas dan rintangan yang dihadapi TNI, peserta sempat bertanya, “Mengapa masih bertahan menjadi TNI?”

    Ia menjawab diplomatis, “…sama seperti kalian kenapa masih bertahan sama s̶a̶t̶u̶ istri?”

    Tidak ketinggalan Komandan Koramil Irwanda turut menjadi pemateri bela negara. Indonesia bertahan dari serangan asing bukan hanya karena ada TNI tapi seluruh warga masyarakat yang siap menjadi pendukung, bukan malah menjadi pengkhianat.

    Jawaban ini relevan dengan kondisi PKS saat ini. Tetaplah bertahan dan bersiap siagalah!

    WhatsApp Image 2019 12 26 at 17.03.26
    Kusman (62) tengah bersama kelompok peserta Kemah Bakti Nusantara di Desa Muara Emil, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (25/12/2019).
    Share to

    Related News

    WhatsApp Image 2026 08 17 at 09.41.14

    DPTW PKS Sumsel Gelar Upacara HUT ke-81 ...

    by Aug 17 2026

    PALEMBANG, 17 Agustus 2026 — Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Sumatera Selatan melaksanak...

    WhatsApp Image 2026 08 10 at 15.22.23

    Silaturahmi Kebangsaan ke Gubernur Sumse...

    by Aug 10 2026

    PALEMBANG — Tokoh nasional sekaligus Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf (...

    DSC0242 1 scaled e1786345390219

    ALL OUT! AMY Kukuhkan 2 GOL Dalam Pertan...

    by Aug 10 2026

    PALEMBANG — Usia bukan alasan untuk berhenti bergerak. Pesan itu tergambar dalam aksi tokoh nasion...

    DNY 5968 1 1 scaled e1786343460793

    DPTW PKS Sumsel Ajak AMY Nikmati Bakso S...

    by Aug 10 2026

    PALEMBANG — Di tengah padatnya agenda kunjungan ke Sumatera Selatan, tokoh nasional sekaligus Pres...

    DSC00160 scaled e1786339354989

    Bukan Menunggu Masa Depan, Anak Muda PKS...

    by Aug 10 2026

    PALEMBANG — Menjadi pemimpin bangsa bukanlah cita-cita yang harus menunggu datangnya masa depan. K...

    WhatsApp Image 2026 08 09 at 23.51.03 e1786338178851

    Kunjungi Masjid Cheng Ho, AMY Gali Jejak...

    by Aug 10 2026

    PALEMBANG — Masjid bukan sekadar tempat ibadah. Dalam perjalanan sejarah Islam, masjid juga menjad...

    back to top